Padalarang, Bandung Barat - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, masyarakat Rukun Warga (RW) 13 Kampung Neglasari, Desa Tagog Apu, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, menggelar kegiatan Tasyakur Bi’Nikmat, Sabtu (29/08/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan RW 13/Kampung Neglasari tersebut diikuti sekitar 250 orang masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah dirasakan bangsa Indonesia selama 81 tahun, sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Tagog Apu Ayi Kosasih, Plh. Babinsa Desa Tagog Apu Serma Nana Herdiaman, Ketua MUI Desa Tagog Apu Ustadz Dede Misbach beserta anggota, Ketua RW 13/Kampung Neglasari Korib, serta masyarakat setempat. Kegiatan juga mendapat dukungan pengamanan dan sinergi kewilayahan dari Bhabinkamtibmas Desa Tagog Apu Aiptu Dikdik Kuntara.
Sekretaris Desa Tagog Apu, Ayi Kosasih, menyampaikan bahwa kegiatan Tasyakur Bi’Nikmat merupakan wujud rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT atas berbagai nikmat yang telah diberikan, termasuk nikmat kemerdekaan.
“Melalui kegiatan Tasyakur Bi’Nikmat ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kemerdekaan yang telah dirasakan bangsa Indonesia selama 81 tahun. Semoga momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT ke-81 Republik Indonesia dapat semakin memperkuat persatuan, kebersamaan serta kepedulian masyarakat dalam membangun lingkungan dan desa, ” ujarnya.
Plh. Babinsa Desa Tagog Apu, Serma Nana Herdiaman, mengatakan bahwa kegiatan tersebut memiliki nilai positif dalam mempererat hubungan antara masyarakat, tokoh agama, pemerintah desa dan aparat kewilayahan.
“Kegiatan Tasyakur Bi’Nikmat ini bukan hanya sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Semangat keteladanan Nabi Muhammad SAW hendaknya dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga persatuan, kerukunan dan kebersamaan di tengah masyarakat, ” ungkap Serma Nana Herdiaman.
Sementara itu, Ketua MUI Desa Tagog Apu, Ustadz Dede Misbach, mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum meneladani akhlak Rasulullah SAW.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk mencontoh akhlak, keteladanan dan perjuangan Rasulullah SAW. Dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan, insyaallah kehidupan bermasyarakat akan semakin harmonis dan penuh keberkahan, ” tuturnya.
Ketua RW 13/Kampung Neglasari, Korib, mengapresiasi antusiasme seluruh masyarakat yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga dan unsur yang telah mendukung kegiatan ini. Kehadiran masyarakat yang begitu antusias menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong di RW 13 masih sangat kuat. Semoga kegiatan ini semakin mempererat silaturahmi seluruh warga, ” katanya.
Di tempat terpisah, Danramil 0909/Padalarang, Mayor Inf Aang Purtoni, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan positif yang dilaksanakan masyarakat bersama unsur pemerintah dan aparat kewilayahan.
“Kegiatan keagamaan dan kebangsaan seperti ini merupakan sarana yang sangat baik untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan. Saya berharap masyarakat terus menjaga kerukunan, meningkatkan semangat gotong royong serta bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah, ” tegas Mayor Inf Aang Purtoni.
Komandan Kodim 0609/Cimahi, Letkol Inf Ratno, S.H., M.I.P., menekankan pentingnya menjaga nilai persatuan dan semangat kebangsaan yang diwariskan para pendahulu bangsa.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai keimanan, kebangsaan dan persatuan. TNI akan terus hadir bersama masyarakat dalam menjaga kondusivitas serta mendukung kegiatan-kegiatan positif di wilayah, ” ujar Dandim.
Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., turut memberikan pesan agar masyarakat terus memperkuat persatuan melalui kegiatan yang bermanfaat dan bernilai positif.
“Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini merupakan nikmat sekaligus hasil perjuangan para pahlawan yang harus kita syukuri dan isi dengan karya nyata. Melalui kegiatan keagamaan dan kebersamaan seperti ini, diharapkan tumbuh masyarakat yang semakin kuat, rukun, religius dan memiliki semangat kebangsaan, ” ungkapnya.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan pentingnya menjaga persatuan, kerukunan dan semangat gotong royong sebagai kekuatan utama dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
“Tasyakur Bi’Nikmat merupakan wujud rasa syukur yang harus diwujudkan melalui peningkatan keimanan, kepedulian sosial, persatuan dan semangat gotong royong. Mari bersama-sama menjaga nilai luhur bangsa, memperkuat persaudaraan serta mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, ” tegas Pangdam III/Siliwangi.
Kegiatan Tasyakur Bi’Nikmat di RW 13/Kampung Neglasari ini berlangsung dengan penuh khidmat, aman dan lancar. Melalui momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat Desa Tagog Apu diharapkan semakin meningkatkan rasa syukur, keimanan, ketakwaan, persatuan serta kepedulian terhadap sesama demi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan kondusif.

Nana Herdiaman